"Permisi, Tuan. Menurut penelusuran kami, mobil tersebut telah disabotase. Beberapa kabel pada rem mobil telah di putus," ucap salah satu kaki tangan Marco sambil menyerahkan beberapa bukti konkrit. Marco melihat beberapa bukti itu dan kembali melirik pada kaki tangannya. "Segera beritahukan ke saya siapa dalang dari semua ini. Kalian mengerti? Bekerja sama lah dengan pihak polisi jika diperlukan, saya sudah menghubungi polisi setempat, tapi saya harap kalian bisa menemukan sesegera mungkin." "Mengerti, Tuan. Kalau begitu kami permisi." Marco menganggukkan kepalanya pada anak buahnya. Ia menghela napas cukup dalam. Pria itu kembali melirik ke arah ruang ICU di mana Evanders berada di sana saat ini. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa hal ini terjadi pada Evanders. Selama ini, ia tak

