"Permisi, Tuan Marco." Suara itu membuat Marco seketika menolehkan pandangan ke arah daun pintu. Ia meletakkan beberapa dokumen di atas meja dan bersedekap menunggu seseorang itu berjalan ke arahnya. "Bagaimana? Sudah ada informasi?" "Ini, Tuan. Beberapa bulan ini kami sudah berusaha mencari informasi mengenai kasus tersebut. Dan beberapa minggu kemarin kami menemukan ini, dan data dari pemilik benda ini. Kami yakin, bahwa orang yang berada dalam data itu terlibat dengan kasus kecelakaan Tuan Evanders. Kami juga sudah berhasil menangkap kaki tangan orang tersebut yang mana mereka adalah anak buah dari orang yang menjadi dalang dari semua ini." Marco lantas memeriksa data informasi tentang seseorang dalam dokumen tersebut. Lantas sedikit mengernyitkan alisnya, memandang terus foto dan n

