Keributan kembali terjadi saat sepasang mata pria merujuk langsung pada seseorang yang tak jauh darinya. Emosinya mencuat kala menatap Evanders yang berada di depan ruang perawatan Franda. "Lo lagi! Jadi lo yang berusaha bunuh adik gue? Hah!" teriak Gilang seraya mendorong keras tubuh Evanders hingga menatap dinding. "Sudah, Gilang. Sudah. Bisa dibicarakan baik-baik!" lerai Ibu Franda. "Enggak, Bu! Tujuh tahun lalu dia membuat keluarga kita kecewa, sekarang dia ganggu Franda lagi! Apa mau lo? Hah!" Hampir saja pukulan itu melesat ke wajah Evanders andai tangan Gilang tidak ditahan oleh seseorang. Ia lantas menoleh ke arah sisi kanannya dan tampak Arsen yang menggagalkan insiden baku hantam itu. "Arsen," lirih Evan terkejut. Ia terkejut akan kehadiran Arsen di tengah-tengah mereka. S

