Damian menghilang sejak subuh tadi karena lupa hari ulang tahun anaknya kemarin. Bisa-bisa dia kena omel oleh istrinya. Dia menyiapkan kejutan di taman bersama beberapa anak buahnya, dia juga meluruskan tentang hal bunga itu kepada Amelia agar tidak terjadi kesalahpahaman nantinya. Dia tidak ingin merusak kepercayaan istrinya. Apalagi dia membangun kepercayaan itu cukup lama. Sampai jam dua siang, dia masih belum selesai menghias tempat ulang tahun untuk anaknya. Disertai juga dengan boneka badut yang cukup banyak untuk anak-anak nantinya. Dia membuat undangan ulang tahun juga mendadak. Meliburkan semua anak buahnya dan mengadakan pesta di taman belakang kantornya. Itu adalah tempat bermain untuk karyawan yang membawa anaknya ke kantor. “Pak, istri Bapak dari tadi hubungi saya.” Damian

