Bab 22

1544 Kata

Kimi tersenyum sendiri seperti orang gila di dalam mobilnya, begitu juga dengan Richie yang masih duduk di atas ranjang pesakitannya, bibirnya tak henti-hentinya melengkung dan sesekali menyuapkan apel yang dikupaskan Kimi untuknya tadi, dia tak menyangka jadian bisa membuatnya sebahagia ini. Pria itu spontan mengangkat tangannya tinggi-tinggi dan meneriakkan kata ‘Yes’ berkali-kali, hingga ia meringis merasakan nyeri bekas operasi di perutnya. Hingga malam menjelang dan Nova sudah datang pun, Richie masih saja melakukan hal yang sama. Ia tersenyum sendiri seperti orang kurang waras. Nova yang memang selama beberapa hari ikut tidur di sana pun sampai mendekat dan memegang kening putranya itu untuk memastikan Richie tidak demam. “Apa kamu sakit? Kamu baik-baik saja kan?” Nova menempelka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN