Bab 28

1419 Kata

Kimi tercengang saat keluar dari pintu rumah orangtuanya sore itu, sebuah mobil sport berwarna abu metalik terlihat terparkir dan pria dengan kemeja garis-garis berwarna biru keluar dari dalamnya. Tidak perlu ditanya siapa pria itu, seringai nakalnya benar-benar membuat Kimi gemas. “Aku tidak mau pergi memakai mobilmu,” Ucap Kimi yang menggelengkan kepala berkali-kali sambil mental Richie. “Kenapa?” “Aku tidak mau jadi pusat perhatian,” Jawab Kimi sambil menyerahkan kunci mobilnya ke sang kekasih. “Aku sudah membelikanmu mobil sejenis untuk lamaran kita nanti, apa kamu juga tidak akan memakainya?” Kimi membelalakkan bola matanya, sepertinya dia harus mencari guru fisikanya saat SMA yang membimbingnya hingga memenangkan lomba olimpiade, jika tidak pria gila di dekatnya ini tidak mungki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN