Bab 23

1011 Kata

"Mereka benar-benar dekat satu sama lain," ucap Rama. Dia terus mengamati interaksi Vinelia dan Kairav. "Aku tidak pernah melihat Vinelia mengobrol senyaman itu dengan seorang pria sebelumnya," ucap Awan. Lagaskar berdiri di antara dua orang itu. Dia tidak mengatakan apapun. Lagaskar hanya mengamati interaksi Vinelia dan Kairav. Keduanya sudah ada di kantin perusahaan. "Bos, kau yakin ingin makan di kantin?" tanya Rama. Dia menatap Lagaskar. Sejak tadi jelas Lagaskar tidak bersikap santai. Pria itu seolah ingin membunuh orang di sekitarnya. "Kenapa tidak?" tanya Lagaskar. Pria itu melanjutkan langkahnya. "Kau belum pernah makan di kantin perusahaan sebelum nya. Apa kau benar-benar ingin makan siang disini? Mungkin standar masakan kantin tidak sesuai dengan Gold Land House," ucap R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN