Bab 24

1013 Kata

"Nyonya, aku sudah membuang semuanya." Ailen berdiri di hadapan Kumalasari. Wanita itu menutup majalah nya. "Berhati-hati lah setelah ini bibi Ailen. Mereka mungkin mulai mengawasimu," Ucap Kumalasari. Ailen mengangguk. "Aku akan melakukannya." "Kau memang penghuni abadi Gold Land House. Bibi Ailen, kenapa kau menghabiskan seumur hidupmu di Gold Land House?" Tanya Kumalasari, Ailen terdiam. Dia menatap Kumalasari. "Kenapa tiba-tiba kau menanyakan itu?" "Aku hanya ingin memastikan sesuatu yang aku dengar saat kecil. Bibi Ailen, bukannya kau yang membunuh nyonya Gold Land House yang sebenarnya?" Tanya Kumalasari. Ailen lagi-lagi terlihat terkejut. "Nyonya Kumalasari, apa yang kau katakan?" "Kau membunuh istri sah tuan Prawira Prabaswara. Itu benar?" Tanya Kumalasari, wanita itu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN