Bab 41

1006 Kata

Lagaskar mengerjapkan matanya berulang kali namun pria itu sepertinya sangat enggan membuka mata karena udara yang sangat dingin. Lagaskar memilih merapatkan selimutnya, tangannya bergerak ke sisi lain tempat tidur namun ketika tidak merasakan apapun Lagaskar akhirnya membuka matanya. Vinelia sudah tidak ada di sampingnya. Biasanya jika bangun tidur Lagaskar akan membuka ponselnya terlebih dahulu untuk memeriksa jadwalnya hari ini namun kali ini Lagaskar tidak menyentuh benda itu. Lagaskar memilih masuk ke dalam kamar mandi, membersihkan diri kemudian melangkah ke luar dari kamar. "Selamat pagi tuan Lagaskar!" seru Vinelia dengan sangat riang, wanita itu sedang sibuk memasak di dapur. Vinelia melangkah ke arah Lagaskar dan memberikan secangkir kopi pada Lagaskar. "Hm, terima kasih," u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN