BAB 47 – Melihat Siska

1320 Kata

Rafa terjaga lebih dahulu setelah mereka berdua terlelap selepas menyelesaikan hasrat masing-masing. Rafa perlahan melepaskan tangan Annisa yang berada di atas dáda bidangnya. Namun Annisa pun ikut terjaga ketika Rafa mengagkat lengan wanita itu dari tubuhnya. “Sayang ...,” gumam Annisa. Wanita itu kembali melingkarkan tangannya ke tubuh suaminya. Semenjak dirinya hamil, Annisa memang sering bersikap manja terhadap Rafa. “Aku harus segera kembali ke kantor.” Sebuah ciuman hangat mendarat di kening Annisa. “Rafa, maafkan aku. Bukannya aku tidak memercayaimu, tapi perasaanku tidak nyaman beberapa hari ini. Kau tidak berbuat aneh-aneh di belakangku ‘kan sayang?” netra Annisa menatap jauh kedalam netra Rafa. Jemarinya membelai wajah lelaki yang ia cintai itu. “Apa yang kamu katakan, Sayang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN