Kencan halal perdana kami tidak berjalan sesuai dengan rencana. Saat sampai di sana, kedai es krim Manggalagi yang menjadi kedai es krim favoritku tutup sehingga mau tidak mau kami harus mencarinya di gerai lain.
Saat menuju ke parkiran, hal yang tidak menyenangkan pun kembali terjadi. Kakiku masuk ke dalam kubangan air yang menyebabkan sepatu yang aku kenakan kotor. Aku sudah meminta Mas Aarav untuk langsung pulang ke rumah saja, tetapi pria itu menarikku untuk masuk ke dalam gedung mall.
"Kita beli sepatu baru," ucapnya di tengah-tengah perjalanan.
"Pulang aja, Mas," ucapku menolak.
Suamiku itu hanya terdiam, bersikukuh dengan keinginannya. Kalau sudah begitu, aku pasti kalah dan akhirnya menuruti perintahnya.
Sesampainya di toko sepatu tentunya dengan merek ternama, Mas Aarav menyuruhku untuk duduk di kursi, sedangkan dia berbincang singkat dengan pelayan di toko ini. Beberapa saat kemudian, pelayan itu membawakan beberapa model sepatu yang mirip dengan sepatuku.
"Suka yang mana?" tanya Mas Aarav sambil mengambil alih sepatu-sepatu itu. Tanpa pikir panjang pilihanku langsung terjatuh pada sepatu flat berwarna hitam dan ada pita merah di bagian atasnya. Cantik sekali.
"Aku mau itu," ucapku.
Mas Aarav langsung berjongkok dan memasangkan sepatu itu ke kaki kananku. "Nyaman?" tanyanya.
Aku mencoba berjalan di tempat setelah itu mengangguk. "Nyaman."
"Sudah pas ukurannya?"
Aku kembali berjalan di tempat dengan sebelah kakiku. "Tambah satu nomor lagi diatas nomor ini," ucapku yang langsung disetujui oleh mbak pelayan.
"Sebentar ya, saya ambilkan sepatunya." Dia berlalu dari hadapan kami.
Mas Aarav membuka sepatu yang basah tadi di kaki kiriku. Setelah itu dia mengambil beberapa helai tissue di dalam tasnya lalu mengelapi kakiku yang basah. Manis sekali pria ini hanya saja terkadang tindakan manisnya suka tidak tahu tempat. Seperti saat ini, tindakannya membuat banyak pasang mata menatap ke arah kami.
"Mas, udah ah. Aku bisa sendiri. Malu diliatin," ucapku merasa tidak nyaman.
"Sebentar." Dia mengelap kembali sela-sela jariku, memastikan tidak ada lagi kotoran atau air yang tersisa. Setelah dirasa sudah kering barulah dia membuang tissue-tissue itu.
Saat dia kembali mbak pelayan toko sudah berada di hadapanku sambil memberikan sepasang sepatu dengan nomor yang telah aku minta. Aku mengambil sepatu itu, tetapi Mas Aarav sudah lebih dahulu mengambilnya. Dia kembali berjongkok dan memasangkan sepasang sepatu itu ke kakiku.
"Coba jalan dulu, nyaman tidak?"
Aku berjalan dengan jarak yang cukup dekat lalu kembali ke mereka. "Nyaman, Mas." Mas Aarav mengangguk lalu dia segera melakukan pembayaran.
Aku menatap punggungnya yang semakin lama semakin menjauh. Sampai saat ini terkadang aku masih tidak menyangka dosen pembimbingku yang telah hilang beberapa tahun akhirnya kembali ke pelukanku. Dia yang sudah berhasil membuat aku jatuh cinta lalu membuatku menunggu beberapa tahun dalam ketidakpastian.
Sampai akhirnya Tuhan mempersatukan kami pada waktu yang tepat.
Seperti kata orang-orang, kalau jodoh tidak akan ke mana.
Iya, benar. Pria itu adalah jodohku.
Cerita ini sudah tersedia versi lengkap, untuk kalian yang mau baca duluan, dapat diakses di k********a.
Di k********a kalian bisa mendapatkan
1. Ebook Lengkap (59 part)
2. Bagian Tambahan Ekslusif di karyakarsa
Sudut Pandang Aarav (10 part)
Sudut Pandang Dhara (3 part)
Sudut Pandang Fajar (1 Part)
Sudut Pandang Penulis (3 Part)
Hanya dengan Rp44.000 kalian bisa akses semua partnya.
Cara belinya:
1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web atau aplikasi.
2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Full _ Ebook _ Mr. Scary and Our Journey _ TheDarkNight_)
4. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih.
Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, s****e Pay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank.
5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR).
6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka".