Misteri Gudang Berhantu

1384 Kata

Sejatinya, Maria memang sengaja tidak ikut mengantarkan Safira ke peristirahatan terakhirnya, lantaran ia harus melakukan hal yang lebih penting. Dan itu yang diinginkan Safira sebelum kematiannya, yaitu menemukan surat yang sudah ia tulis. Kini, gadis itu menaiki tangga rumah Azam. Ia menghentikan langkahnya tepat di depan pintu kamar. Perlahan, Maria membuka kenop pintunya. Begitu daun pintu itu terbuka, aroma anyir menyengat, menyeruak keluar, dan memaksa masuk menerobos rongga hidung. Saking busuknya, Maria sampai membungkam mulut serta hidungnya. Ketika ia menonjolkan kepalanya masuk, batuk berdahak langsung menyerang tenggorokan Maria. Bahkan gadis itu nyaris muntah. Bagaimana tidak, ia melihat seisi kamar penuh dengan darah kental serta aromanya yang menyengat memabukkan siapa s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN