Pernikahan dan Kepergian

2106 Kata

Farhan masih tak percaya dengan kabar buruk yang dokter katakan tentang kondisi Safira. "Bagaimana mungkin dia tidak bisa bicara, Dok?!" tanya Farhan dengan jidat berkerut. Azam yang saat itu masih duduk di samping Safira, sontak terbangun dan memberi tatapan penuh pertanyaan pada sang dokter. "Saat kami memeriksa Mbak Safira, ada luka bakar di dalam mulutnya. Lidahnya seperti tersengat api hingga memungkinkan dia tidak bisa berbicara untuk sementara waktu," jelas dokter pada mereka. Farhan menggeleng tak menyangka mendengar kenyataan dari Safira. Bagaimana semua ini mungkin. Fakta mengatakan kalau Safira ditemukan habis tertabrak mobil, lalu bagaimana bisa ada luka bakar dalam mulutnya kalau bukan sesuatu yang disengaja. Agaknya semua ini memang sudah direncanakan. Tapi siapa yang tela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN