Awal langkah baru

915 Kata
Setelah menempuh perjalanan bekasi bogor selama dua jam akhirnya Dira serta keluarga Arkhan tiba di kediaman keluarga Arkhan tepatnya di psantren Ar-rahman ,pesantren yang di kelola oleh abi arkhan ini terletak di kawasan bogor , terletak tak jauh dari puncak cisarua bogor . pemandangan yang asri serta udara yang sejuk membuat Dira berdecak kagum . "ini benar-benar tempat yang pas untuk menenangkan hati dan fikiran" ucap dira dalam hati. "Nah kita udah sampai ayo nak dira kita turun." ucap umi tikah . dira pun akhirnya turun ketika dia turun panggilan manja sang putri arkan membuat nya menoleh. "mommy . . ." panggil ai sambil merentangkan tangannya tanda minta di gendong ,dira pun tersenyum pada Ai membawa ai kedalam gendongan nya . hati nya benar - benarmenghangat rasanya semua beban pikiran nya hilang entah kemana hanya karna wajah menggemaskan Aisyah . "Astagfirulloh Ai manja baget sih cucu nenek ,kasihan loh mommy nya kan masih sakit ,sinih sama nenek aja? ucap umi tikah. "ga papa kok umi ,biar ai sama dira aja . " ucap dira tersenyum . "tapi jangan terlalu memanjakan nya Ra ,nanti dia susah lepas sama kamu ,kamunya repot ." timpal umi tikah. "iya mi ." jawab dira tersenyum "sudah-sudah ayo kita masuk aja ,g baik lama-lama di luar sebentar lagi magrib loh ?" lerai abi adam. "baik bi ,ayo Ra kita kedalem umi kenalkan sama orang rumah ." ucap umi tikah tersenyum . sedangkan arkhan hanya geleng-geleng kepala ,entah ada apa dengan orang tua nya padahal mereka baru mengenal gadis ini tapi seolah sedang berbicara dengan putrinya sendiri ,terlihat begitu akrab dan jangan lupakan putri cantik nya Aisyah dia bahkan menganggap gadis ini mommy nya astaga anaknya ini benar-benar ,ini semua gara adik kurang ajarnya , "Awas kamu ilham ?" ucap arkhan dalam hati. Akhirnya mereka semua masuk kedalam rumah dan di sambut teriakan seorang laki-laki dan perempuan entah sedang meributkan apa . "irma, ilham Stop?" ucap arkhan menghentikan 2 remaja yang sedang beradu mulut . "wah, wah. . bagus sekali kalian orang baru pulang di sambut dengan pemandangan seperti ini , ruangan yang berantakan serta teriakan , Astaga ?" lanjut arkan . "huaaa. . . umi , abi, bang arkhan ilham kangen ?" teriak sang remaja pria beranjak dewasa, sambil berlari berniat memeluk sang umi ,namun belum sempat memeluk sang abi malah menjewer kuping nya. " kamu ini ya kebiasaan teriak-teriak ,ga lihat ada tamu ?" ucap sang abi "hihi. . maaf abi" ucap ilham cekikikan , sang umi hanya bisa menghela nafas pasrah dengan kelakuan sang bunda , lalu tatapan nya beralih kepada sang putri yang tengah menatap kesal ke arah ilham . " irma ,kesini nak ? sudah jangan cemberut terus ,sini umi mau mengenalkan kamu sama dira ?" panggil umi aisyah pada putri bungsu nya . " iya umi . " jawab irma sambil berjalan ke arah sang umi . " Nah sayang ini dira , dira ini yang akan mengasuh aisyah dan bantu-bantu di pesantren kita mulai besok , dan dira ini irma putri bungsu umi sedangkan ini ilham kembaran nya irma ." ucap umi tikah " wah ternyata kembar ya , salam kenal saya Anindira panggil saja dira ,"ucap dira tersenyum tulus. " teh dira cantik , irma bolehkan panggil teteh ? " ucap irma antusias "tentu , kalo kamu ga keberatan memanggil aku teteh dengan senang hati aku pun tidak keberatan dipanggil teteh . " ucap dira tersenyum . "assik , irma punya temen sekarang dirumah ini begitu membosan kan hanya ada aku dan umi perempuan disinih . " ucap irma seraya berlari memeluk dira. sotak aisyah yang sedang di gendong dira melirik tajam tantenya itu. "aunty irma ,lepasin mommy ai,yang boleh meluk mommy cuma ai aja aunty jangan peluk- peluk" . ucap aisyah sambil meronta di pangkuan dira seraya menarik2 tangan irma di tubuh dira . membuat irma dan ilham membelalakan matanya saat mendengan sang keponakan memanggil momy. "whatt ..... mom...mommy . . ai panggil teh dira mommy , abang nikah lagi kok ga bilang ilham ?" teriak ilham histeris ,sedangkan irma terbengong medengar kata mommy dari aisyah . Pletak. . . pukulan Arkhan di kepala ilham membuat ilham meringis menoleh pada arkhan. "Aaww. . apaan sih bang sakit ?" protes ilham pada arkhan , sedangkan arkhan melotok ke arah ilham mata tajam nya menatap ilham membuat ilham begidig ngeri melihat tatapan tajam abang nya , sedangkan Anindira berubah kikuk mendengar ucapan ilham . "sudah ,sudah . .itu kita bahas nanti ini udah magrib sebaiknya kita shalat magrib dulu keburu waktunya abis. " lerai adam . "benar apa kata abi, Irma ajak teteh mu kekamar tamu nak , dira pasti cape ." "baik mi." jawab irma " Nah ai ikut nenek kita ke kamar nenek buat bersih2 ." ujar umi tikah pada cucu kesangan nya , "nggak mau nek ,ai mau cama mommy," ucap aisyah mengeratkan pelukan nya. "Ai sayang jangan gitu dong kan mommy nya ai pasti cape mau istirahat?" ucap tikah ,membuat mata sang gadis kecil berkaca-kaca karna tak mau dipisahkan dari sang mommy. " umi sudah gapapa biar ai sama dira aja dulu. " ucap dira "tapi nak kamu butuh istirahat dulu?" " ga papa kok mi,dira sudah sehat ." ucap dira meyakinkan . "baiklah . . " ucap umi tikah mengalah. Setelah itu semua orang berlalu ke kamar masing- masing untuk membersihkan diri dan juga untuk mengerjakan sholat magrib ,karna mereka tiba saat azan magrib sudah selesei akhirnya para laki-laki hanya bisa shalat dirumah tidak keburu untuk berjamaah di masjid .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN