Brooke POV - 20

1002 Kata

Mungkin karena perasaan bahagia yang aku rasakan sehingga rasanya aku tidak pernah secepat itu jatuh tertidur. Ditambah dengan pengaruh wine dan rasa kulit Jamie dikulitku membuatku tersenyum sebelum akhirnya benar-benar terlelap. Namun bukan berarti tidurku tidak tanpa mimpi. Aku kembali ke apartemenku di kotaku. Duduk menghadap punggung sofa ke arah jendela tanpa pemandangan itu. Sebelum seseorang naik duduk di sebelahku. Aku menoleh dan mendapati Celin dengan kulitnya yang sudah kebiruan dan luka gigitan mengerikan di sisi lehernya. Ada boneka tidak aku kenali di tangannya. “Tidak perlu takut begitu. Kali ini aku tidak akan menyerangmu.” Suaranya masih sama dengan yang aku ingat. Tenang dan dewasa. Tidak seperti suara anak-anak pada umumnya. Suara yang mengejekku di belakang tubuh D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN