Bab 49

1057 Kata

Berlian mengulum senyum, diberi pertanyaan seperti itu dari ibu mertuanya. Airin mengerutkan kening, "Kok diem? Emang semalam Adrian ngga tidur di kamar? Dia tidur di mana?" "Hmm, Koko semalam tidur di luar, aku ngga tahu dia tidur dimana. Soalnya aku ngga ngecek. Mungkin dia ada di kamar Aiden." Karena Berlian sudah cukup dekat dengan ibu mertuanya itu, Berlian tidak merasa bersalah mengakui kalau semalam Adrian tidur di luar. "Oh pantes kamu senyum senyum begitu," ucap Airin tersenyum juga. "Memang kenapa Adrian? Dia kumat lagi? Dia marah sama kamu? Atau dia ngancem kamu?" Berlian menghela napas panjang sambil memainkan serbet di atas wastafel. "Dia ngga mau nyentuh aku Ma, katanya dia ngga sudi tidur berdua satu ranjang sama aku. Dia bilang aku ngga lebih dari wanita mur ahan di lu

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN