Delima tidak menyangka kalau bisa bertemu lagi dengan lelaki tampan yang mengusik pikirannya beberapa hari ini, tetapi ternyata lelaki itu hanya memiliki wajah yang sama. "Iya kan kamu Delima?" Arshan tersenyum manis sambil melangkah mendekati Delima. Delima celingak-celinguk, berpura-pura tidak mengenali namanya. "Kok kamu ada di sini? Pakai pakaian seperti ini?" tanya Arshan menatap dari ujung kaki sampai kepala. Penampilan Delima jauh berbeda dari yang dia lihat, waktu Aiden membawanya ke rumah. Saat ini Delima hanya memakai baju kaos oblong kebesaran dan juga celana jeans robek di dengkul, ditambah dia memakai topi hitam. Diberi pertanyaan seperti itu, Delima semakin yakin kalau lelaki di depannya bukan Arshan. "Jualan kopi?" Arshan melihat termos dan kopi di tangan Delima. Deli

