Bab 37

1560 Kata

Berlian menghela napas panjang sambil mengangguk pelan. "Maaf Ko," ucapnya lirih. Adrian bergeming, memalingkan wajahnya dengan angkuh. Suasana di ruangan hening, bahkan pegawai butik yang tengah mengukur tubuh Berlian dan Adrian, terlihat tidak nyaman melihat sikap Adrian pada Berlian tadi. Sementara itu di luar ruangan, Andreas dan Brian sedang berbincang sambil tertawa membahas masa muda mereka yang pastinya berbeda dengan anak jaman sekarang. Sedangkan Airin dan Karen sibuk membicarakan tentang makanan yang akan disajikan di pernikahan anak-anak mereka. "Saya sudah mendapatkan rekomendasi katering bagus dan masakannya pasti cocok untuk lidah Indonesia, karena yang datang ke acara kan cuma keluarga inti saja," kata Airin pada Karen. "Saya setuju-setuju aja, Jeng. Saya yakin yang J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN