Malam harinya, Brian mengajak istri dan anaknya untuk memenuhi undangan makan malam di rumah Andreas Lie. "Kita berangkat sekarang," kata Brian pada kedua wanita kesayangan. Ia sudah siap berangkat. Penampilannya sudah sangat rapih, menggunakan jas hitam dan kemeja putih. "Kalian udah siap kan?" tanya Brian memastikan. "Sudah Dad," jawab Berlian, wajahnya masih terlihat pucat dan lesu. Namun, ia menutupi itu di depan kedua orang tuanya. "Jangan lupa bawa minyak angin, takut kamu mabuk perjalanan. Kamu kan lagi hamil muda," kata Brian mengingatkan. "Iya Dad," sahut Berlian. Berlian dan Karen berjalan keluar dari rumahnya bersama Brian yang sudah lebih dulu ke garasi mobil. Mereka masuk ke mobil lalu Brian melajukannya keluar dari rumah. Ia menatap anaknya dari kaca spion. "Kamu ba

