Bab 50

2048 Kata

"Sekarang aku yang bertanya, bagaimana perasaanmu?" Helaan napas berat keluar dari mulut Andrian. "Jangan dipendam sendiri, ingat?" Seru Aline lagi mengingatkan Andrian. "Aku tidak tahu, perasaanku kecewa, marah dan sedih. Yah itu yang aku rasakan sekarang sekarang." Andrian menjawab sambil memandang sang istri yang berada di atasnya. Posisi mereka masih sama, Andrian masih berbaring berbantalkan kaki Aline. "Aku mengerti, jika aku diposisimu pun mungkin aku akan merasakan hal yang sama. Atau mungkin aku akan melakukan yang lebih buruk. Seperti membalikan kursi mungkin, karena jika membalikan meja aku tidak bisa." Andrian tersenyum mendengar perkataan Aline, ia terhibur karena Aline terlihat yang lebih kesal ketimbang dirinya. "Kau menggemaskan, terima kasih telah mewakiliku u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN