Arian tidak pulang ke rumah, dia mengantarkan Tika di depan rumahnya membuat istrinya itu bertanya-tanya. "Mas Arian mau kemana lagi?" Pertanyaan Tika tak dijawab oleh Arian, dia pergi begitu saja dengan kecepatan mobil di atas rata-rata. Melihat suaminya yang pergi dengan emosi membuat Tika agak cemas juga, pasalnya jika nanti suaminya itu kenapa-kenapa pasti dirinya lah yang disalahkan dan dia tidak mau itu terjadi. Tapi, Arian ditanya pun tidak menjawab pertanyaanya. Ia berharap suaminya itu baik-baik saja, tidak melakukan hal yang bodoh. Tika yang masih di depan rumahnya itu lantas menelepon seseorang. "Hi kamu masih di sana?" "___" "Oke, jemput aku yah. Aku malam ini tidur ditempatmu." "___" "Oke aku tunggu." Setelah itu Tika menutup teleponnya, hah untuk apa dirinya t

