Bab 42

1206 Kata

Aline menghela napasnya berat, ia tidak dapat mengelak lagi, Kinar sudah berbicara itu kepadanya. Lagi pula, dia juga membutuhkan kata-kata Kinar untuk keluar dari masalah yang menghantuinya sekarang. "Romi, aku kembali bertemu denganya." Mata Kinar melotot ketika mendengar pengakuan Aline. "Kalian bertemu, sejak kapan?" "Kamu ingat saat aku akan mengunjungimu? Saat itu aku tidak sengaja bertemu dengannya di restoran dekat taman bermain." Makin kagetlah Kinar mendengarnya. "Apa Andrian tahu?" Bukannya menjawab, Aline malah memalingkan wajahnya ke arah lain. Dan Kinar tahu jika Aline pasti tidak bercerita pada suaminya itu. "Aku tebak, kau tidak memberitahu suamimu, benar kan?!" Dan lagi lagi, Aline tidak menjawabnya membuat tebakan Kinar benar. Kinar menghela napasnya. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN