Bab 57

1702 Kata

Naka mengikuti langkah Hening yang mengajaknya duduk di kursi teras, dengan senyum penuh makna Naka menatap tangan Hening yang memegang pergelangan tangannya. "Duduk, Mas," pinta Hening sambil tersenyum manis, tentu saja yang Naka lakukan adalah duduk di tempat yang Hening maksud, tepat di sebelahnya tetapi di atas kursi yang berbeda. "Kata Qinara ibu ke sekolah kalian?" Naka langsung bertanya tanpa berbasa basi lagi, karena memang pertanyaan itu yang sedari tadi menyiksa batinnya selain rasa cemburu karena mengetahui Hening pergi bersama lelaki lain. "Iya," jawab Hening ringan, Naka sedikit merasa lega karena dari ekspresi Hening tidak tampak ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan, tetapi tetap saja itu belum menjawab rasa penasarannya. "Buat apa Ibu menemui kamu?" tanya Naka serius

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN