Bab 56

1767 Kata

Naka menyadari jika dirinya konyol, usia dewasa nyatanya tidak memegang pengaruh besar di saat seperti ini, tetapi memang dirinya tidak bisa memikirkan apa-apa selain Hening. selain rasa cemburunya melihat wanita itu pergi bersama Haris, terlebih lagi ia melihat Hening pergi saat ingin membicarakan sesuatu dengannya. "Ayah lagi apa, sih? Ayo kita makan." Qinara melipat kedua tangan di depan tubuhnya berlagak seperti orang dewasa yang sedang menasehati seseorang. "Enggak apa-apa, Ayah cuma lagi kepikiran sesuatu," jawab Naka, ia mengusap keningnya seperti sedang kebingungan mencari alasan apa yang harus ia katakan pada sang putri. Bukan tanpa alasan Qinara demikian, karena sejak tadi ia memperhatikan sang ayah yang berjalan mondar mandir di dekat jendela rumahnya. Lelaki itu hanya masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN