Bab 65

1907 Kata

"Eyang Kakung mana?" tanya Qinara yang langsung menyeruak masuk melewati tubuh sang ayah yang berdiri sambil menggendong Qeila. "Dedek Abraar mana, Sayang?" tanya Meisya pada Qinara yang berdiri tidak jauh darinya, ia ingin mengalihkan perhatian gadis kecil itu. "Ada sama Mbak Erni," jawab Qinara memberi tahu di mana putra Meisya itu berada. "Ma, Eyang Kakung udah pulang, ya?" Qinara mengulang pertanyaan karena belum ada seorang pun yang menjawab pertanyaannya dan hal itu malah membuat Naka semakin penasaran. "Bapak ke sini?" tanya Naka sambil menatap semuanya. "Iya, Ayah, tadi Eyang Kakung ke sini tapi Mama nyuruh aku pulang katanya ada hal penting yang harus orang dewasa itu bicarakan," jawab Qinara sambil terkekeh. "Qinara, Sayang. Gimana kalau sekarang kita ke rumah Mama, kit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN