Bab 44

1828 Kata

"Sya, bisa kamu jelasin semua ini?" Meisya tergemap melihat Hening menatapnya dengan tajam. "I-iya, betul, rumah ini Mas Naka yang beli, mereka akan tinggal di sini, karena Mas Naka sibuk ngurus rumah makan dan kurang ngerti juga, dia enggak bisa ngurus perabotan rumah ini, makanya dia serahin semuanya sama aku. Terus karena aku enggak bisa sendirian jadi aku minta tolong Mbak Hening, udah itu aja. Enggak salah, 'kan?" Hening menghela napas mendengar penjelasan Meisya, memang tidak ada yang salah, betul apa yang Haris katakan berakhirnya sebuah hubungan bukan berarti harus bermusuhan. Mulai sekarang dia harus bisa berdamai dengan perasannya sendiri, seperti yang selalu dokter Tera katakan. "Tapi kenapa mereka pindah, rumah lama mereka kenapa?" tanya Hening, Meisya merasa tidak tepat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN