Selamat membaca ^^ Chris menggeleng. “Istri.” Piera sedikit kecewa setelah mendengar pengakuan Chris yang tidak sesuai dengan kenyataan. Wanita itu tersenyum kecut sambil menggaruk tengkuknya. “Ternyata sudah punya istri ya,” ujarnya kemudian. “Sí.” Piera mengumpat dalam hati karena kesal. Pria tampan di hadapannya ini sudah menikah dan pupus sudah harapannya untuk mendapatkan seorang suami seperti Chris. Siapa wanita beruntung yang menjadi istri pria ini? Pikirnya. Manolis yang sedari tadi diam mendengarkan percakapan Chris dan Piera pun mulai bersuara. Sesaat ia berdeham lalu berkata, “Kýrie, mereka sudah menunggu kita. Saya takut mereka akan kecewa karena kita tidak datang tepat waktu.” “Ah, iya.” Chris berniat meninggalkan Piera tanpa pamit karena dia teringat akan tujuannya dat

