Selamat membaca ^^ Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya Vincenzo datang membawa kabar baik. Dia masuk ke ruang rawat inap Chris dan duduk di samping Manolis. Dia membawa sebuah kantong plastik klip berukuran sedang yang berisi sebuah kalung berinisial H.P. Manolis mengambil kalung tersebut dari dalam plastik klip dan mengamati kalung tersebut. Tak hanya itu saja, Vincenzo juga menunjukkan foto di ponselnya yang terdapat sebuah tatoo dengan nama Homer P. Seketika Manolis mengingat salah satu nama yang merupakan rival dari Chris. “Homer Pallis,” sebut Manolis. Mendengar nama itu, Teresa menoleh ke belakang dan segera menghampiri kedua pria itu. Dia duduk di salah satu sofa yang kosong kemudian mengambil ponsel Vincenzo untuk melihat gambar tatoo yang dimaksud. “Ini … tatoo ini … sama

