Selamat membaca ^^ “Aku juga begitu, Tere. Kau benar-benar membuatku cemas selama beberapa bulan ini,” kesal Nieve sambil melepas pelukannya. “Kau tidak memberiku kabar sama sekali. Kau tahu, aku sangat tersiksa menunggu kabar darimu.” Teresa menyengir sambil menggaruk tengkuk lehernya. Dia menatap Chris untuk meminta bantuan. Namun Chris tampaknya sengaja mengalihkan perhatian pada Enzo. Begitu juga Enzo yang sepertinya memang sudah bekerjasama dengan suaminya. Teresa pun mendengus kesal. “Ayo, kita cerita di kamar saja. Di sini hawanya sangat panas,” sindir Teresa sambil melirik tajam Chris. Sementara Chris cekikikan di belakang setelah Teresa pergi bersama Nieve. Setelah berada di kamar mewah tersebut, Teresa mendudukkan Nieve di atas kasur sementara dirinya mengambil sebuah kursi d
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


