Selamat membaca ^^ Malam ini, Teresa terlihat begitu gelisah karena teringat akan ucapan Chris saat berada di balkon mansionnya. Dia tidak menyangka jika Chris menganggapnya sebagai seorang kekasih, padahal Teresa belum mengatakan bahwa dirinya sudah menerima Chris. Teresa berguling ke kanan lalu menutup wajahnya dengan bantal. Dia menggeram kesal karena tak bisa tidur. “Chris, kau benar-benar menyebalkan!” Teresa terduduk sambil meninju bantal di hadapannya. “Bagaimana bisa kau menyebutku sebagai kekasihmu, hah?! Dasar aneh!” geramnya. Teresa kembali berbaring sambil mendesah kasar. Kedua matanya mengantuk tapi tidak ingin terpejam. Hal itu yang membuatnya semakin kesal dan ingin rasanya ia meremas wajah tampan pria itu. “Oh mia Dio!” Teresa berguling ke sana kemari dengan bantal yan

