Selamat membaca ^^ Lima jam lebih 35 menit kemudian, pesawat pribadi milik Chris tiba di Bandar Udara Internasional Paris, Charles de Gaulle. Chris turun dari pesawat beserta rombongan dengan menggunakan kacamata hitam andalannya, sehingga membuat para pengunjung bandara terpesona akan ketampanannya. Saat berjalan, Chris menoleh ke belakang dan memberi isyarat pada Manolis untuk berjalan sejajar dengannya. Manolis menurut dan kini ia berjalan di samping kiri Chris. “Ada apa, Kýrie?” “Apa kau sudah mencari informasi tentang tujuan Piera ke Santorini?” tanya Chris sedikit berbisik agar rombongan lain tidak mendengarnya. “Apakah dia punya tujuan yang buruk pada Teresa?” “Saya sudah mencari tahu tentang hal itu. Tapi, tidak ada tanda-tanda mencurigakan darinya, Kýrie. Sepertinya dia mema

