Bab 43

1237 Kata

Selamat membaca ^^ Pyrgos, Santorini Teresa terlihat begitu gelisah di kamarnya memikirkan keadaan Chris yang sampai saat ini belum memberikan kabar lagi. Dia takut terjadi sesuatu pada pria itu. Sekuat apapun Chris, pasti dia akan terkalahkan jika Tuhan berkehendak. Hal ini yang Teresa takutkan semenjak Chris memutuskan untuk tetap berangkat ke Perancis. Wanita berambut lurus ini mencoba untuk keluar kamar dan menanyakan tentang Chris pada dua pengawalnya. “Apa kalian sudah mendapat kabar dari Chris?” tanyanya dalam bahasa Inggris. “Tidak ada, Miss. Kami juga sedang menunggu kabar dari beliau,” jawab salah satu pengawalnya. “Eum, bisakah kau meminjamkan ponsel padaku? Aku ingin menghubunginya sekarang. Jujur, aku sangat mencemaskannya,” ucap Teresa dengan nada sedikit memohon. “Tent

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN