Selamat membaca ^^ Pyrgos, Santorini Teresa terlihat begitu gelisah di kamarnya memikirkan keadaan Chris yang sampai saat ini belum memberikan kabar lagi. Dia takut terjadi sesuatu pada pria itu. Sekuat apapun Chris, pasti dia akan terkalahkan jika Tuhan berkehendak. Hal ini yang Teresa takutkan semenjak Chris memutuskan untuk tetap berangkat ke Perancis. Wanita berambut lurus ini mencoba untuk keluar kamar dan menanyakan tentang Chris pada dua pengawalnya. “Apa kalian sudah mendapat kabar dari Chris?” tanyanya dalam bahasa Inggris. “Tidak ada, Miss. Kami juga sedang menunggu kabar dari beliau,” jawab salah satu pengawalnya. “Eum, bisakah kau meminjamkan ponsel padaku? Aku ingin menghubunginya sekarang. Jujur, aku sangat mencemaskannya,” ucap Teresa dengan nada sedikit memohon. “Tent

