BAB 14: DULU YA DULU, SEKARANG YA SEKARANG

1238 Kata

SELAMAT MEMBACA *** Selesai makan Rumana masih ingin membakar sosis, sudah kenyang sebenarnya hanya saja dia masih ingin makan. Angap saja sebagai camilan, sedangkan saudaranya yang lain sudah merasa kenyangdan tidak ingin makan lagi. Mereka kini tengah asik bermain kartu dan karambol. Membiarkan Rumana membakar sosisnya sendirian. Rudi yang sejak tadi memperhatikan Rumana yang sepertinya cukup kesulitan, lalu memilih untuk menyudahi permainannya. Dia ingin melihat, apa yang sedang di lakukan gadis itu. Apa perutnya masih belum kenyang setelah makan sebanyak itu. “Sini saya bantu bakarkan Dek, kalau seperti itu nanti gosong.” Ucap Rudi saat berada di dekat Rumana. Dia mengambil alih pencapit di tangan Rumana begitu saja. Rumana tidak menolak, sejak tadi dia memang malas untuk memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN