BAB 12: NYONYA RUMAHNYA KAPAN DATANG

1271 Kata

SELAMAT MEMBACA *** Sore itu pulang dari kelurahan Rudi menyempatkan mampir di sawah untuk melihat tanaman padinya. Kebetulan juga letak sawahnya akan dia lewati jika pulang dari kelurahan. Setelah melihat-lihat sebentar, Rudi lalu duduk di gubuk yang ada di tengah sawah miliknya. Sambil terus memperhatikan sawahnya yang sebentar lagi panen karena padi yang di tanam mulai menguning. Beberapa warga yang bertemu dengan Rudi ataupun lewat di depan pondoknya selalu menyapanya dengan ramah. “Monggo Pak Lurah, riyen.” (Mari Pak Lurah, duluan) ucap salah seorang warga yang sore itu ingin pulang dengan membawa rumput di pondaknya. “Nggih, monggo-monggo Pakde. Mboten pinarak riyen” (Iya, silahkan Pakde. Tidak singgah dulu) Jawab Rudi dengan ramah. “Matursuwun Pak, selak sonten.” (Terima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN