Perasaan ibu akan sakit jika terjadi sesuatu dengan putranya. Seperti halnya yang dirasakan Exelin untuk saat ini. Saat dia sampai di kediamannya, Exelin begitu kaget saat keadaan rumahnya sangat berantakan. Banyak pecahan kaca seperti bekas dari penembakan. Exelin benar-benar sangat takut kalau terjadi sesuatu dengan sang putra dan keluarganya. “Ada apa ini sebenarnya?” tanya Exelin. “Aku masih mencoba menghubungi Kalf dan juga Rio. Nanti kita baru tahu ada apa ini sebenarnya,” ucap Amar. Amar mencoba untuk tetap tenang. Dia tidak ingin kalau kepanikannya akan membuat Exelin panik. Dia percaya kalau sahabat-sahabatnya pasti bisa menjaga putranya. Setelah menghubungi beberapa kali, akhirnya panggilannya pun tersambung. “Kalf, kau ada dimana sekarang? Aku di rumah sekarang. Tapi kenapa

