Gairah Rio

1107 Kata
"Udah bangun mas, "tanya meli yang melihat suaminya mendekatinya saat meli sedang asyik nonton televisi di ruang tengah. Iya dek, mas mau ikutan kamu nonton televisi, "sahut mas rio yang mulai duduk di samping ku. Tumben mau ikutan nonton televisi, biasanya kamu lebih seneng main game online mas. Gak dek, mas masih capek, "sahut mas rio. Yasudah ayok makan malem mas, "ajak meli. Yasudah ayok, mas juga udah laper nih mangka nya mas bangun, "sahut mas rio. yaudah ayok tu yang lain udah ada di meja makan, "sahut meli. Rio dan meli pun ikutan bergabung di meja makan. Mas, ayok main game, udah lama gak main game bareng mas, "ajak fadil. Gak mas masih capek besok aja ya, "sahut mas rio. Main game sambil tiduran masak capek mas, "sahut fadil. Iya masih capek besok aja ya, "tolak mas rio. Yasudah kalau gitu sekarang aku juga mau tidur, tapi ingat ya besok malam kita main game, "sahut fadil yang terus pergi masuk ke kamar nya. Tumben mas gak mau main game, biasanya meskipun baru pulang tetep aja main game "tanya meli. Gpp mas capek mau istirahat, "sahut mas rio. Yasudah aku juga mau istirahat mas, "sahut meli yang terus pergi ke kamar meninggalkan rio. Rio yang melihat meli masuk kamar ia langsung menyusul nya. Masuk kamar kok gak ngajakin mas, "tanya rio. Kenapa emang, "tanya meli yang tak ngerti maksud dari suami nya. Rio yang merasa meli tak mengerti apa maksud ucapan nya pun langsung mendekati meli dan langsung melahap bibir seksi meli, meli mulai mengikuti nya, kini lidah mere ka saling beradu menentukan pemenang nya, rio pun melepas kan ciuman nya karna mulai merasa kekurangan nafas saking nikmat nya sudah sebulan ia tak menikmati bibir seksi sang istri. Sudah gak kuat sayang, "kata rio sambil membisik kan di telinga sang istri. Lanjut kan sayang, "sahut meli yang juga kangen momen bercinta dengan sang suami. Rio pun langsung ngecup setiap inci tubuh meli, pasal nya gairah rio saat ini tak bisa di tahan lagi, apa lagi sudah sebulan mereka tak bertemu, rio pun langsung meremas gundu kan yang menggairah kan, kini meli pun mulai melayang menikmati setiap apa yang di lakukan oleh rio, tak bisa bohong jika nafkah batin itu juga di butuh kan oleh setiap pasangan, apa lagi yang sudah menikah. "Aaaghhh.... "Ahh uhh aahhhh "teriak meli yang mulai mendesah saking nikmat nya, apa lagi rio pandai dalam membuat istrinya puas. Kini rio pun mulai mengeluarkan sosis besar nya dan meli pun langsung melahap nya, apa lagi sudah sebulan tak menyentuh nya, meli pun langsung memainkan sosis coklat itu de ngan mulut nya, dengan cara memaju mundurkan apa lagi jika di bare dengan menjilati pasti makin nikmat, rio pun mulai meracau tak karuan saking nikmat nya, apa lagi istri nya pandai memainkan sosis coklat nya. Setelah meli selesai memainkan sosis coklat nya, kini bergantian rio yang memain kan milik meli dengan lidah nya, meli pun kini semakin menggeliat dengan ulah rio, apa lagi yang di lakukan rio semakin membuat nya merangsang sampai ke ubun ubun. "Uhhhh... aahhhh... aahhhh... aahhhhh Desahan meli pun semakin membuat rio semangat, sebulan tak melakukan nya rasanya malam ini jadi malam yang panjang bagi pasangan meli dan rio. Lanjut kan sayang desahan mu, mas sudah lama tak mendengar nya, "bisik rio di telingan meli. Mas masuk sekarang ya, "bisik rio. Rio pun langsung memasuk kan milik nya ke dalam milik meli, dan tak bisa di pungkiri jika rasanya nikmat sekali, rio pun mulai memain kan dengan cara memaju mundur kan, ia memain kan dengan pelan agar meli menikmati nya, sembari memaju mun dur kan milik nya rio pun sambil memain kan gundukan yang membuat nya nafsu, apa lagi dengan memainkan gundukan itu membuat sang istri kegelian dan semakin merangsang, rio menyukai suara desahan sang istri yang membuat nya semakin semangat. "Aahhh mantap sayang, mas sudah sebulan tak merasakan nya, "bisik rio. Iya sayang, "sahut meli. Mendengar sahutan istri nya rio pun semakin semangat, apa lagi sekarang gerakan nya semakin ia percepat, dan itu menjadi semakin nikmat jika di percepat, kini mereka bertukar posisi meli yang ada di atas rio yang ada di ba wah, rio pun menyuruh meli bergoyang, meli pun menuruti nya ia menggoyang kan pinggul nya sambil menikmati nya, semakin ia bergoyang dengan cepat semakin ia tak mau berhenti, tak bisa di pungkiri jika meli juga membutuh kan sek. Setelah 45 menit akhir nya mereka selesai dengan aktifitas panas nya yang menguras tenaga, akhir nya mereka pun tidur. Oeeekk... mimik cucu, "suara tangisan via yang ingin minum asi. Iya via memang minum asi saja tanpa bantuan sufor karna dari bayi sudah di cobain bantu sufor via gak mau, mungkin lebih enak minum asi dari ibu nya saja dari pada minum sufor. Sini minum dulu terus bobok lagi ya sayang, "kata meli yang terus menyusui anak nya. ***** Pagi ini rasa nya berat untuk bangun, apa lagi habis melakukan aktifitas panas yang menguras tenaga tapi bikin ketagihan. Cepet banget sih udah pagi aja, padahal kan aku masih ngantuk, "gerutu meli yang ingin bangun tapi mata nya masih berat untuk bangun. Ya gak usah bangun, "sahut rio yang mendengar perkataan meli barusan. Aku mau bangun bantuin ibu masak, tapi mata ku ini masih susah di buat melek kayak masih lengket aja mas "sahut meli. Ya kamu bangun mandi sana, entar juga segeran, "usul mas rio. Bener juga ya, apa aku harus sholat subuh dulu biar mata ku gak sepet, "sahut meli yang menyetujui usulan rio. Akhirnya meli langsung pergi mandi dan sesudah mandi ia langsung sholat subuh, sekarang bergantian rio yang mandi, setelah rio selesai mandi ia melihat via sudah bangun dan sedang menyusu di pangkuan meli. Orang mau sholat malah di liatin buah d**a kamu, "gerutu mas rio yang mau sholat tapi melihat buah d**a. Ya gpp mas, anak nya minta s**u masak harus di tutupin segala, lagian udah banyak yang liat buah d**a ku, apa lagi kalau aku nyusuin nya di depan rumah, "sahut meli. Kamu pamerin buah d**a kamu ke orang orang, "kata rio. Ya semua orang yang nyusuin anak nya dengan asi ya gini mas, "sahut ku. Yasudah mas mau sholat dulu, "kata mas rio. Iya kalau sholat jangan mikirin buah d**a ya, "ledek meli. Gak bakal dek, mas khusuk kok sholat nya, "sahut rio yang merasa yakin. Beneran gak bohong, takut nya enak enak sholat malah bayangin pegang buah d**a istri, "sahut meli. Gak dek, mas yakin fokus sholat, "sahut mas rio. Yasudah sholat sana jangan ngomong terus, "protes meli. Iya mas sholat dek, "sahut mas rio. Kata nya sholat kok jawab terus, "tanya meli. Ya kamu diem gak usah ngomong terus biar mas bisa sholat, "kata rio.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN