"Calon ibu mertua, sudah kubilang kalau disini enggak ada angkot. Kenapa sih kamu ngeyel banget!" kesal Cindy yang kelelahan menunggu angkot yang tak juga lewat. "Ngeyel kamu bilang? Hey, Cindy. Kamu kira aku datang bawa banyak uang. Kalau aku bawa banyak uang dari tadi aku enggak akan pikir panjang lagi buat naik taksi. Udah enggak usah cerewet, kamu pikir kamu saja yang cape. Aku enggak?" Siti mendelik ke arah Cindy, ini membuat wanita cantik itu bergidik ngeri. Belum sah jadi menantunya saja wanita tua itu sudah membuat Cindy ketakutan apalagi nanti kalau Cindy benar-benar menikah dengan Anwar. "Aku kasih uang banyak ke Anwar dan dia bilang selalu kirimkan sebagian uang itu untuk ibu. Kemana uang-uang itu, Bu. Kenapa kamu sampai kehabisan uang seperti ini?" tanya hati-hati Cindy karen

