kepemilikan

3115 Kata

Sebelah sudut bibir Kafka terangkat, membentuk seringai yang tak akan mampu diartikan. Sesungguhnya ekspresi itu kurang pantas dipamerkan pada saat seperti ini. Segala asumsi berkecamuk dalam benak, membuatnya tuli atas ceramah pedas yang diselenggarakan oleh Khalif melalui fitur video call. Bukannya jera dan merenungi kesalahan, Kafka justru membuat Dita pusing tujuh keliling. Belum lagi putri kecilnya yang rewel karena tidak menyukai suasana rumah sakit.   Foto yang terpampang di layar ponsel sukses mengalihkan perhatian Kafka dari Whiteson yang rusak parah serta gips pada kaki kirinya. Cuma gara-gara seporsi seblak saja, dia harus rebahan lemas di Unit Gawat Darurat dan dipindahkan ke ruang rawat inap. Semua berawal dari kesalahannya juga sih. Saat berbalas pesan obrolan dengan Olivia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN