Profesor Gal beranjak berdiri dari posisinya yang sebelumnya jatuh tengkurap di lantai, ia menatap satu persatu anak-anak yang tampak tercengang melihat asap mengepul yang keluar dari cairan tersebut. Asap itu mulai keluar dari ruangan melalui celah-celah pintu jendela, dan ventilasi. ''Kalian tidak ada yang terluka kan?'' tanya Profesor Gal. ''Ak-aku,'' Gumam Ezra. ''Cepat keluar dari sini!'' teriak Profesor Gal dengan mata melotot panik. Tristan yang awalnya kikuk, akhirnya segera memberi intruksi agar teman-temannya keluar dari ruangan ini. Dengan mendorong, dan berteriak menyuruh mereka segera keluar. ''Prof, kau tidak ikut keluar?'' tanya Tristan yang sudah berada di ambang pintu, Johnny juga berhenti di sana. Pria senja itu malah melamun di tempatnya, karna ia mendengar suara-su

