Ester tengah memasukan beberapa obat-obatan ke dalam tasnya, Johnny hanya diam memperhatikan. Tiba-tiba terdengar derap langkah kaki mendekati ruang obat-obatan. Ester langsung menatap panik Johnny. "Sembunyi," ucap Ester dengan panik. Mereka segera mengedarkan pandangannya untuk mencari tempat persembunyian, dan akhirnya, samping bagian kiri lemari besar yang menghadap ke dinding menjadi pilihan. Johnny segera bersembunyi disana. Tak lama terdengar pintu ruang obat-obatan terbuka. "Ester?" "Wo-Arvin?" "Sedang apa?" "Me-mengambil obat-obatan." "Kenapa kau tampak gugup? Kau menyembunyikan sesuatu?" Ester segera menggelengkan kepalanya. "Lama kau tidak terlihat, ahh... belum terlalu lama juga sih. Tapi beberapa waktu ini aku tidak melihatmu, kau kemana?" "Aku tidak kemana-mana, ta

