Bab 63

1865 Kata

Kendra sedang sibuk di ruang kerjanya, matanya terpaku pada layar laptop sambil sesekali mencoret dokumen di tangannya. Suasana sunyi, hanya suara ketukan keyboard yang terdengar. Namun, pintu mendadak terbuka tanpa aba-aba. “Han, aku sudah bilang ketuk pintu sebelum masuk!” tegur Kendra tanpa mengalihkan pandangannya. Namun, tidak ada respons. Kendra mendongak, berniat memberikan tatapan tajam pada asistennya. Tapi wajahnya berubah seketika saat melihat siapa yang berdiri di sana. “Anggun?” tanyanya kaget. Wanita itu tersenyum kecil. “Hai, Ken. Aku datang.” Seketika, ruangan terasa lebih sempit. Kendra berdehem dan menunjuk kursi di depannya. “Masuklah. Duduk.” Anggun melangkah dengan anggun, mengenakan dress putih yang membuatnya terlihat rapuh namun tetap elegan. Ia duduk di kursi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN