24. PELET (Terjebak Cinta Terlarang) Kehebohanku Bersama Sahabatku Penulis : Lusia Sudarti Part 24 "May aku sebelah sana, anjani ditengah, kamu dipinggir ya?" "Iya, aku dipinggir aja," tukasku. Kami pun terlelap dalam buaian mimpi. *** Sayup-sayup terdengar suara adzan dari masjid didesaku. Aku mengumpulkan segenap tenagaku, otot-otot kurenggangkan. Aku membangunkan Sella yang masih tertidur pulas. Hem, tidurnya kok pulas banget. Sampai-sampai suara adzan tak terdengar olehnya. "Sell, Sella, ayo bangun sholat dulu. Nanti kalau masih ngantuk tidurlah lagi," kutepuk-tepuk pipinya perlahan agar bangun. Ia pun membuka mata, ia heran menatapku. Mungkin ia belum ingat kalau nginep tempatku. "Hei, kok bengong sih? Ayo bangun sholat! Nanti keburu habis waktu lho," ajakku lagi. Ia men

