10. PELET(Terjebak Cinta Terlarang) Kedatangan Paman membawa petaka. Penulis:Lusia Sudarti Part10 ------------------ "Jani mau berangkat ngaji dulu ya?" sambil dicium punggung tanganku. Lalu kucium pucuk kepala yang berbalut jilbab instan. "Hati-hati sayang," pesanku kepadanya. Di balas anggukan dari bidadari kecilku itu. Senja pun berganti malam, setelah kami selesai menyantap makan malam, kemudian kami berkumpul diruang televisi, aku sibuk dengan gawaiku berbalas pesan dengan sahabat karibku Sella. Kebetulan ia sedang berada dijawa jadi kami tak bisa bertemu. ("Sell, kamu tau gak, itu Pamanku yang Adiknya menikah kami sekeluarga hadir, ia dirumahku sekarang,") kukirim pesan untuknya. Kemudian centang biru. Ting! Balasan Sella terkirim. ("Masak sih May?") balasnya tak percay

