Aldrich berdecih melihat pak tua yang tiba-tiba muncul di depannya. Siapa lagi kalau bukan Tuan Arthur, kakek Azalea yang saat ini menatap Aldrich dari atas sampai bawah. Aldrich yang ditatap oleh Tuan Arthur berdecih. "Ada apa lagi Anda di sini? Apa Anda tidak bisa duduk di rumah saja, harus berjalan ke sana kemari, apa tidak lelah? Ingat umur," sela Aldrich membuat Tuan Arthur terkekeh. "Aku masih kuat, mungkin aku bisa lebih darimu, sudah mau berangkat kalian?" tanya Tuan Arthur. "Sudah, Tuan kakek, kami mau pergi. You tidak mau ikut? You juga ikut pemilihan ketua kelas nanti, 'kan?" tanya Rose. "Tentu, aku akan pergi dengan teman lamaku, sudah sana pergi. Wajah kalian membuat aku mual," jawab Tuan Arthur yang segera meninggalkan mereka. Michael, Leon dan Miko membulatkan mata

