94. Satu Wanita Direbut Dua Pria

1843 Kata

Pagi hari yang cerah. Amara yang menginap semalam di rumah sakit, hari ini sudah bisa pulang ke rumahnya yang ada di Kemang. Wanita cantik berdarah Indonesia – Turki itu sedang mengemasi barang-barangnya. Tampak si kecil Arhan Bama terlelap di ranjang bayi miliknya. Amara bersyukur karena sepanjang malam bisa tidur dengan sang anak tanpa harus dipisahkan di ruang bayi. Bisa sewaktu-waktu memberikan ASI untuk sang anak. Bara yang semalaman tak mampu memejamkan mata, harus begadang sepanjang malam. Belum bisa tidur sama sekali. Pikiran pria itu dipenuhi oleh masalah-masalah kantor yang semakin menyiksanya saja. Apalagi ditambah perintah Ghani yang mengharapkan perceraiannya dengan Amara bisa terjadi. Benar-benar membuat CEO dari tokolapak itu sangat tertekan. “Bara, kamu semalaman nggak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN