ke - enam belas

855 Kata
" Andraaaa b*****t kau selingkuh!! " Sara perempuan berkulit tan eksotis yang sekarang sedang mengandung anak dari hasil olahraga hampir tiap malamnya dengan suaminya, Andra Adipati dan err sedikit campur tangan Yoga, tengah merengut sebal, mata bulat birunya berlinang air mata, melihat kelakuan bejad suaminya yang tidak tau diri menurutnya. "Aku tidak selingkuh!" Andra lelaki tampan yang menyandang status suami Sara itu memberikan pembelaan pada dirinya yang dituduh berselingkuh. "Selingkuh!!" "Aku tidak Sara!!" "Mama Mertua Andra selingkuh huweeeeee" Sara akhirnya menangis karna tingkah Andra yang tidak mau mengaku setelah tertangkap basah berselingkuh dihadapanya. "Sayang aku tidak selingkuh" "Iya!! Jangan mengelak kau teme hikss kau jahat" Sara menundukan kepalanya,mengangkat tangan kirinya dan mengelus pelan perutnya yang disana terdapat calon anaknya yang masih berumur 2 bulan dengan berlinang air mata " Mammy jahat sama daddy nak, dia selingkuh" Curhat Sara pada calon anaknya yang sedang anteng nongrong di rahim limited edition lol hasil experimen kakak iparnya. Twich Kening Andra spontan berkedut pelan, mendengar curcol Sara pada anaknya, bagaimana mungkin dia yang menusuk Sara dan membuatnya hamil malah di panggil Mammy, hallo apa Sara lupa dengan otot- otot Andra yang menonjol dimana- mana yang hampir tiap malam di r**e- r**e Sara itu, apa jadinya nanti, dia yang super ganteng bin manly ini, di panggil Mammy,amit- amit cabang baby, itu akan mencoreng status kejantananya. "Jangan dengarkan kata Mammy mu nak dia sedang saraf" Sambung Andra pada anaknya yang masih berada diperut Sara, dia melangkah mendekati Sara, merangkul pinggang Sara mendekat padanya ,dan memberikan elusan lembut pada perut Sara sebelum menepuk- nepuk perut Sara pelan, seolah memberikan pengertian agar anaknya tidak tersesat? dikemudian hari memanggil kedua orang tuanya. "Hikksss aku Daddy kau Mammy tukang selingkuh" sahut Sara tidak terima, dia merapatkan tubuhnya pada Andra, meminta perhatian lebih pada Andra, berkebalikan dengan kalimat bernada penuh dendam yang ditujukanya pada Andra. "Aku Daddy sayang, dan aku tidak selingkuh" Andra menarik Sara, mendudukan dirinya pada sofa dengan Sara dipangkuanya ,Andra memberikan kecupan- kecupan ringan dipipi tembem basah Sara yang dialiri air mata. "Hiksss pokoknya aku Daddy dan kau SELINGKUHHHHHH TITIK" Sahut Sara ngotot yang sekarang mendusal- dusalkan kepalanya manja ke d**a bidang Andra. Ha ahh Andra frustasi Sara keras kepala dan tidak mau di ajak kompromi, semaunya sendiri, sangatlah egois ugh bersyukurlah Sara memiliki suami tampan sayang istri seperti Andra. "Aku tidak selingkuh" Andra kembali memberi bantahan, memilih mengenyampingkan panggilan Mammy Daddy untuk anaknya kelak, dia lebih memilih membahas perselingkuhan karena sumpah , walaupun Adipati m***m kuadrat tapi percayalah mereka setia. "Jangan menggelak aku punya bukti" "Apa? Mana tunjukan padaku!" "Ini!!" Andra terdiam melihat benda yang katanya barang bukti perselingkuhanya dari Sara, Andra menghela nafas, menghadapi orang yang sedang hamil memang gampang- gampang susah, mengeratkan pelukanya pada Sara yang berada dipangkuanya, Andra mengecup bibir ranum Sara sekilas. "Aku mencintaimu i***t. Sangat!" Blussh Muka Sara memerah mendengar pernyataan cinta Andra padanya walaupun ini bukan pertama kalinya Andra berucap cinta padanya, tapi tetap saja Sara merasa malu mendengar kata cinta bernada lembut dari Andra. "A...aku juga mencintaimu" muka Sara memerah padam membalas pernyataan Andra " tapi kau tetap SELINGKUH" sambung Sara masih ngotot pada Andra. " Sara sayang bagaimana mungkin aku berselingkuh dengan tomat" Andra berkata lembut, memilih menyerah menuruti alur cerita yang diinginkan Sara. "Iya kau selingkuh muka datar" Sara mengembungkan pipinya sebal, matanya kembali berlinang- linang, " bagaimana mungkin kau menggigit dan mengemut tomat dengan penuh penghayatan dan rasa nikmat seperti itu" lanjut Sara. "Hah?" Andra gagal paham "Iya muka datar" Pipi Sara memerah, "Kau sangat menikmati sekali acara selingkuhmu dengan tomat busuk itu, mengigitnya penuh perasaan dan mengemutnya ugh seharusnya... seharusnya.." Bukan hanya pipi sekarang muka Sara ikut- ikutan memerah " hanya aku yang boleh dibegitukan" Andra sweatdrop Menyeringai m***m,Sasuke berencana mengoda istrinya "Dibegitukan apa? sara -" "Ung itu~~" Sara menunduk malu diatas pangkuan Andra, dia mengaitkan jari- jari tanganya satu sama lain dengan begitu imutnya "Tidak ada yang boleh kau gigit selain diriku Andra" Kata Sara manja sekaligus posesive. "Jadi kau mau ku gigit hm Sara" "Emmm" Andra menyeringai, menangkup pipi Sara dengan kedua tanganya, Andra mengesek- gesekan hidungnya gemas dengan hidung Sara, tidak tahan dengan tingkah Sara yang cemburu pada tomat yang Andra makan. Cup Andra mengecup Sara tepat dibibirnya, tersenyum lembut pada Sara dibalas senyuman ceria khas milik Sara " Jangan gigit-gigit yang lain selain Sara, Andra " "Hn" Andra memeluk Sara,tersenyum senang melihat tingkah Sara yang lucu,mencium pipi Sara kemudian Andra memberikan gigitan pelan dipipi tembem Sara melampiaskan ke gemasanya. PLAKKKKK "Ochhh.. Apa- apa' an kau i***t" Andra mendelik tajam pada Sara yang baru saja menampar pipinya dengan cukup keras ah tidak dengan sangat keras, sehingga kalian dapat melihat pipi putih Andra yang sudah mulai memerah sedikit demi sedikit membentuk pola abstrak berupa telapak tangan Sara. Andra benar-benar kehilangan kata- kata dia tidak melakukan apa- apa kenapa istri Idiotnya ini menamparnya. " Kau yang apa- apa' an Andra, kenapa kau mengigit ku , Kyaaaaaaa aku menikah dengan zombie pemakan daging huweee " "Aku bukan zombie i***t!!" "Iya kau zombie!!" "Bukan!!" "Zombiee" "Tidak i***t" "Hiks Andra zombiee" "Hn" " Andra zombie kan hiks?" "Iya aku zombie dan akan memakanmu " "Huweeee Mama Mertua Andra Kanibal" "Aku bukan Kanibal!!" ~~~~TAMAT~~~~???
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN