ke - sembilan

274 Kata
" tidak " jawab Andra setelah lama terdiam. " Andra mobil " balas Sara keras kepala , mulai dari pertengkaran suami- istro yang mereka lakukan, mulai beberapa hari belakangan ini. " tidak " " Andra " rajuk sara manja dengan nada nyaris menangis, mata Sara sudah mulai berkaca -kaca, Sara sangat menginginkan mobil. Tidak mendapatkan balasan dari Andra, Sara gampang menyerah memanggil nama Andra berkali -kali. " Andra...... Andra ........ Andra......" " ......." " Wajah datar jelek " Sara melotot marah, mengumpat Andra pada akhirnya, Andra sama sekali tidak memperdulikannya, dia malah sibuk mengerape- r**e dadanya sendiri m mengusap -usapnya yang sesekali meniup dadanya yang digigit Sara barusan.            ' ugh apa yang harus kulakukan '. batin Sara, dia nyaris putus asa, berbagai cara sudah dia lakukan tapi tetap saja  Andra kuekeh dengan sikap kikirnya. sangat menyebalkan. tudengg...../ anggap aja suara notifikasi/ Sara berhenti dari acara berfikirnya sejenak, dia merah hapenya yang baru saja berbunyi, Sara melihat satu pesan dari bog gagak, Sara menggelengkan kepalanya dengan cara yang imut, bertanya -tanya apa isi pesan tersebut, tanpa membuang waktu lebih lama, Sara membuka isi pean itu segera, membaca dan kemudian melotot kaget. Sara menggigit bibirnya, kemudian memangdang Andra yang masih sibuk dengan acara mari mengusap -usap d**a bidangmu, dengan pandangan yang sulit di artikan, tidak bertahan lama , sampai sebuah seringai licik ala Sara bermain di bibirnya. Ada apakah?.. jagi..... Sara yang putus asa menbujuk Andra untuk mbelikanya mobil, iseng -iseng meninggalkan pesan di blog si gagak tempat Sara mencari informasi untuk merebut keperjakaan Andra beberapa hari yang lalu, Sara menulis  : Adakah cara siperjaka pelit membelikan istrinya mobil ; sungguh pesan yang sangat tidak jelas.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN