Sara merengut, memajukan bibirnya benerapa senti dengan cara yang menggemaskan, Sara menatap laki -laki berdada bidang berbalut kaos putih tipis, yang sekarang tengah memeluk Sara dengan sebal, lebih tepatnya Sara menatap d**a bidang Andra dengan sangat sebal.
Sara sekarang berada di dalam pelukan suaminya Andra, entah kenapa setelah menikah dengan Andra, Sara selalu tidur di dalam pelukan suaminya,
Mereka memang sudah biasa melakukannya, atau lebih tepatnya Sara memaksa Andra untuk melakukannya, jika tidak dipeluk jangan harap kalian akan tidur nyenyak.....
Karena Sara akan mengamuk sepanjang malam atau sampai pagi mungkin,
Seorang Sara hanya akan tertidur jika sudah berada di pelukan Andra Adipati, Sara dengan manjanya akan menelusupkan wajahnya ke d**a bidang Andra mencari kehangatan, jangan lupakan elusan halus dipunggung Sara oleh Andra, Sebelum tangan kekar itu beralih memelik Sara erat, jika Andra sudah memastikan Sara tertidur.
Kembali ke Sara yang masih merengut dalam pelukan Andra dan bibirnya yang berkomat -kamit tidak jelas menyumpahi Andra tidak jela.
Sara sebal lebih tepatnya kesal, merah atau merajuk, oke yang mana saja boleh asalkan dia senang, ini sudah lebih beberapa hari sejak dia meminta mobil kepada suaminya Andra yang katanya kaya tapi pelit itu, karena apa yang Sara dapatkan penolakan tegas dari Andra.
Sara sudah mengorbankan banyak hal disini, dia sudah menunda -nunda banyak waktu dengan rencananya yang mau mengambil keperjakaan bungsu Adipati itu, hanya untuk sebuah mobil baru, segala hal telah dilakukan Sara mulai dari bermanja -manja dengan Andra, menggoda Andra, bahkan sampai mewekpun Sara lakukan di hadapan Andra, tetapi tetap saja, Andra tidak mau memberikanya mibil dengan alasan Sara belum punya SIM. Sunggung alasan yang kelasik sekali yang dipakai Andra, 'sim kan bisa menyusul nantinya'. batin Sara sebal saat itu, lagian Andra pelit sekali membelikan Sara mobil baru, tidak akan membuatnya bangkrut juga tuh.
Sara juga kan ingin seperti teman -temanya yang membawa mobil ke sekolah tidak naik bus, lagian apa susahnya sih memberikan Sara mobil, tinggal gesek salah satu kartu mengkilap milik Andra terus viola Sara dapat mobil baru dan Andra mendapat gelar sebagai suami yang baik, sayang istri.
Kembali mengingat - ngingat usaha yang sudah dilakukannya untuk mendapatkan mobil, menbuat amarah Sara kembali meningkat hingga naik ke ubun- ubun.
Grauukkkk
Aakkhhhhh
Apa yang terjadi? Wel baru saja Sara menggigit d**a bidang Andra tidak berpesasaan, untuk melanpiaskan rasa kesalnya kepada Andra, sehingga menbuat Andra kesakitan.
Melepaskan pelukanya pada Sara, Andra mendudukkan diri, melihat bekas gigitan Sara di dadanya, Sara tidak main -main menggigitnya, kuat sekali dan terasa sakit di d**a Andra. Kalau saja Andra tidak bersetatus suami Kece yang baik hati dan sayang istri mungkin dia sudah menonjok wajah Sara, dadanya merah dan ada sedikit darah disana, sudah bisa bayangkan seberapakuat gigitan sara.
" ada apa dengan mu gadis aneh " Andra mendelik kesal kepada Sara, hanya untuk mendapati Sara menatapnya sebal sambil mengembungkan pipinya dan beralih memunggungi Andra,
Andra mengernyit bingung, hei seharusnya kan dia yang marah disini kenapa malah Sara yang ngambek, ' ada apa ini ' bati Andra yang tidak mengerti dengan sifat Sara.
Sara menbalikkan badan dan menjulurkan lidahnya kepada suaminya,dan kembali lagi memunggungi Andra.
"........."
Andra kehilangan kata -katanya ada apa dengan istrinya ini, dia ingat betul dia belum melakukan hal yang iya -iya kepada istrinya ini yang dapat membuatnya hamil. Jadi ini bukan mood swing yang dialami Sara ketika awal kehamilanya.
Sara yang masih sangat -sangat sebal pada andra tiba- tiba menghentakkan badanya ala akrobat, bangkit dari tidurnya sambil berdiri di atas kasur, yang membuat Andra terkejut.
" Andra aky mau mobil " rajuk Sara menghentak -hentakkan kakinya ke kasur, membuat kasurnya menjadi bergoyang -goyang, naik turun, atas-bawah?
Andra memperhatikan sara yang bertingkah kekanakan dengan pandangan heran ' jadi ini alasan dia menggigitku ' batin Andra cepat menyimpulkan atas p*********n tak terduga Sara pada dadanya barusan.
.