ke - sebelas

471 Kata
krekk Andra tersentak mendengar pintu apartement yang berbunyi menandakan ada yang membuka pintu tersebut, " Sara pakai bajumu ". Seru Andra dingin agak tergesa sekali lagi, masih tanpa melihat ke arah Sara. " mobil Andra "... " pakai bajumu atau tidak ada mobil sama sekali " Andra menyeeah, dia lebih baik memilih kehilangan beberapa dolar uangnya dari pada harus melihat Sara berkeliaran telanjang bulat fi luar sana, tidak akan pernah. Sara yang mendengar pernyataan Andra bersorak girang dalam hati ' dari tadi kek ' batin sara. " terima kasi Andra " bisik sara tepat di belakang Andra , tubuh Andra tiba - tiba membatu, secepat kilat Sara dudah ada dibelakangnya dengan tangan mungil memeluknya erat dari belakang itu sudah biasa tetapi dengan telanjang bulat oh yuhan kuatkan lah Andra dengan cobaan ini dan kuatkan imam Andra yang cetek ini. " pakai bajumu i***t " bisik Andra, suaranya terdengar agak parau sekarang, nafasnya mulai memburu. " baik........ baik....." balas Sara cepat melepas pelukanya, mencuim tengkuk Andra sekilas, sebelum pergi berlari ke kamar Andra dengan nya untuk memakai kempali pakaianya. Andra mendesah frustasi, menjambak rambutnya keras, saat ini dia ingin sekali membenturkan kepalanya ke tembok, sangat ingin. " Andra hp ku rusak belikan yang baru ya " kembali Andra mendengar suara mendayu bagaikan malaikat mau yang mencabut nyawanya secara paksa dari tubuhnya di belakang tubuhnya, Andra mengeram " pakai bajumu atau tidak ada hp baru sama sekali " bisik Andr lemah dia lelah batin dab fisik yang menggantung (?) dibawah sana. " sudah " Andra membalikkan badanya hanya untukenerima tubrukan tubuh Saya yang memeluknya erat, dan membenamkan kepalanya di leher jenjang Andra dengan manja, Andra melihat kebawah, lebih tepatnya ke tubuh Sara, yernyata benar ternyata Sara sudah memakai bajunya kembali. 'cepat sekali ' batin Andra heran sekaligus lega. Sara melepaskan pelukanya sebelum tersenyum lebar ke Andra dan bergumam " terimakasi Andra, ayo tidur aku sudah memgantuk " mata Sara sudah terlihat sayu dan memerah. " Hm " balas Andra berjalan terlebih dahulu meninggalkan Sara dibelakangnya. Sara meraih tangan Andra, menbuat Andra menghentikan langkahnya, menarik Andra , dia kembali tersenyum berbosik pelan, " hadiah untukmu" sebelum mempertemukan bibirnya dengan bibir tipis Andra.. Andra terdiam sejenak merasakan benda kenyal, basah dan halus menempel di permukaan bibirnya, meraih pinggang dan tengkuk Sara, memperdalam ciuman mereka, Andra memiringkan kepalanga kesamping sebelum melumat bibir kenyal mungil itu dengan sedikit tergesa dan menuntun dan tersenyum kecil saat Sara menggigit - gigit kecil bibir bawahnya. perempuan agresif. Sementara disuatu trmpat di dunia lain /eeakkk/ yang tidak diketahui, seorang pemuda melihat laptopnya dengan senyum miring yang tersungging di bibirnya, jari tergeletak (?) di atas keybord yang baru saja beberapa menit yang lalu selesai mengetik jawaban dari pertanyaan seseorang dari blog Gagak miliknya. " Semoga kau tidak mimisan adik ku sayang, " Lirihnya sebelum tersenyum keji dan tertaea kesetanan. " BWAHAHAHAHAHAHA "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN