" Apakah kamu juga mencintai dia?" tanya Dewa putus asa.
" Aku hanya menganggap dia sebagai kakakku." jawab El
" Lalu apa mungkin dia yang mencintaimu?"
Elrina tidak bersuara. Dia hanya diam dan mengangguk.
" Siapa orang yang akan menjadi suami mu?" tanyanya lemas
" Arjuna Bagaskara."
" Keluarga Bagaskara? Glory group?."
" iya benar.
" Bagaimana kamu bisa mengenal mereka?"
" orang tua kami bersahabat. Dulu kami tinggal bersebelahan. Kami lahir di tahun yang sama. Dan kami pernah satu SMA." jelas El.
Dewa semakin lemas. Tapi dia masih ingin mempertahankan hubungan mereka.
" Maaf, aku masih belum bisa menerima ini. Aku butuh waktu." Dewa beranjak pergi meninggalkan Elrina yang masih menangis.
Rasa rasanya emosi yang dia simpan akan meledak bila harus melihat kekasihnya terluka.
Dalam perjalanan pulang, ia teringat. Bahwa dulu dia pernah diajak ayahnya ke acara reuni. Ayahnya memiliki dua sahabat. Dan mereka adalah Danu Bagaskara dan Yusuf Maheswari. Kebetulan yang sangat mencengangkan.
Sesampainya di apartemen, Dewa menelpon ayahnya.
" Assalamualaikum ayah. Bagaimana kabar ayah?" sapa El
" Wa'alaikum salam. Alhamdulillah kami baik. kamu bagaimana? kapan kamu pulang?" tanya ayahnya di ujung saluran telepon.
" Alhamdulillah baik ayah. maaf Dewa belum bisa pulang ke Surabaya. Jadwal Dewa masih padat yah. Dewa mau tanya yah."
" tanya apa?."
" Bukankah dulu ayah pernah cerita bahwa ayah punya dua sahabat. Danu Bagaskara dan Yusuf Maheswari?"
" iya, mereka sahabat ayah. apa kamu bertamu dengan mereka?"
" ah tidak yah. Hanya saja Dewa bekerja di rumah sakit milik keluarga Maheswari."
" Bagus kan kamu bisa bekerja di rumah sakit besar milik sahabat ayah. Tapi apakah mereka tahu kamu putra Yoga Nugraha?"
" Belum ada yang tahu yah."
Selama kuliah dan bekerja Dewa tidak pernah mengandalkan kekuasaan ayahnya. Bahkan sahabatnya sendiri tidak tahu jika dia adalah anak konglomerat.
" Kalau kamu bertemu dia, sampaikan salam ayah kepadanya." tutur sang ayah
" Apakah ayah ingat saat aku berniat ingin melamar seseorang setelah aku pulang ke Indonesia?"
" tentu ayah ingat. cepat perkenalkan pada kami, Dan ayah akan melamarnya untukmu."
" Terima kasih yah. Dewa sangat mencintai dia."
" ayah penasaran, gadis mana yang bisa memikat hati kamu?"
" Elrina Maheswari. putri sahabat ayah, Yusuf Maheswari."
" kebetulan sekali?"
Dewa tersenyum lega karena ayahnya senang jika dia mencintai putri dari sahabat nya.